KALEIDOSKOP




Label

Selasa, 08 Maret 2016

Cara Shalat Gerhana Lengkap

CARA PELAKSANAAN SHALAT GERHANA‪ #‎NgajiFikih‬ Besok Gerhana Matahari Total (GMT) bisa disaksikan di12 Profinsi di Indonesia. Kita yang tinggal di wilayah Jawa hanya bisa menyaksikan gerhana matahari sebagian karena tidak termasuk wilyah yang akan dilalui GMT. Di Semarang sendiri, gerhana matahari akan dimulai pada jam 06.22 WIB pagi sampai jam 08.36 WIB. Dalam literatur fiqh gerhana disebut Kusuf (كسوف) dan Khusuf (خسوف). Kedua kata tersebut bermakna sama, yakni gerhana. Namun kalangan Fuqaha’ memakai lafadz Kusuf (كسوف) untuk gerhana matahari (كسوف الشمس) dan lafadz Khusuf untuk gerhana bulan (خسوف القمر)Melaksanakan shalat gerhana hukumnya adalah sunahmuakkad (sangat disunahkan) dan makruh ditinggalkan. Dalam pelaksanaannya shalat gerhana boleh dilakukan sendirian, namun sunahnya dilakukan dengan berjama’ah. Shalat gerhana jika dilakukan berjama’ah adzan dan iqamah diganti dengan “اَلصَّلَاةُ جَامِعَة”. Waktu shalat gerhana dimulai saat bulan/matahari mulai gerhana. Untuk gerhana matahari waktu shalat habis apabila matahari sudah tidak gerhana atau matahari terbenam dalam keadaan masih gerhana. Waktu shalat gerhana bulan habis dengan selesainya gerhana pada bulan atau terbitnya matahari. Waktu shalat gerhana bulan tidak habis dengan terbenamnyabulan dalam keadaan masih gerhana atau terbitnya fajar (masuk waktu shubuh). Sebelum melakukan shalat gerhana disunahkan mandi terlebih dahulu.Jumlah rakaat dalam shalat gerhana sebanyak dua. Tatacara melakukan shalat gerhana ada 3 macam. Pertama adalah shalat dua rakaat sebagaimana shalat sunah yang lain seperti shalat Tahiyat Masjid. Cara yang kedua dikerjakan sebanyak 2 rakaat dimana setiap raka’at shalat gerhana ada dua qiyam (berdiri), dua pembacaan Fatihah, dua ruku’, dan dua sujud. Cara melakukannya adalah seperti shalat biasa: - Setelah Takbirotul Ihram yang disertai niat lalu membaca al-Fatihah dan surat pendek- setelah membaca al-Fatihah dan surat pendek lalu ruku’ - Setelah ruku’ kembali berdiri lalu membaca surat al-Fatihah dan surat pendek. - Selesai membaca fatihah dan surat pendek kedua kali lalu ruku’ kembali. - Selesai ruku’ yang kedua kembali berdiri untuk i’tidalkemudian membaca doa i’tidal sebagaimana biasa. - Lalu dilanjutkan dengan sujud dua kali sebagaimanashalat yang lain. Cara demikian juga dilakukan pada rakaat kedua. Cara yang ketiga dan merupakan cara yang paling sempurna sama dengan cara kedua, tetapi dengan bacaan surat Quran, ruku, dan sujudnya lebih diperpanjang. Adapun surat yang dibaca adalah: - Pada rakaat pertama: Berdiri yang pertama membaca surat al-Baqoroh atau sekuran panjang surat al-Baqoroh. - Pada rakaat pertama: Berdiri yang kedua: membaca surat Ali Imran atau sekuran panjang surat Ali Imron. - Pada rakaat kedua: Berdiri yang pertama: membaca surat an-Nisa’ atau sekuran panjang surat an-Nisa’. - Pada rakaat kedua: Berdiri yang kedua: membaca surat al-Maidah atau yang seukuran panjangnya surat al-Maidah.Lama ruku’ juga diperpanjang. - Pada ruku’ pertama membaca tasbih sebanyak-banyaknya selama ukuran bacaan 100 ayat al-Baqoroh. - Ruku’ kedua seukuran 80 ayat al-Baqoroh. - Ruku’ ketiga seukuran 70 ayat al-Baqoroh. - Ruku’ keempat seukuran 50 ayat al-Baqoroh. Sedangkan untuk lama sujud sama dengan durasi dalam ruku’.Jika shalat dilakukan berjamaah, setelah shalat Imamdisunahkan membaca khutbah dengan rukun sebagaimana dalam khutbah Jum’at. Khutbah dianjurkan berisi motifasi untuk bertaubat dari dosa dan memperbanyak perbuatan baik.Dalam shalat gerhana matahari tidak disunahkan mengeraskan bacaan (jahr). Kesunahan mengeraskan bacaan hanya berlaku dalam shalat gerhana bulan.Tujuan disunahkan memperpanjang bacaan dalam shalat gerhana adalah agar selesainya shalat gerhanasekiranya bersamaan dengan selesainya gerhana. Karena itu jika shalat sudah selesai sedangkan gerhana masih berlangsung maka disunahkan memprbanyak berdzikir dan ibadah.

Rabu, 02 Maret 2016

kisah nyata dan inspiratif mengenai kisah Sayyidina Umar menangis ketika menguji bocah kecil penggembala kambing



Kisah Sayyidina Umar

Alkisah, suatu hari Sayyidina Umar bin Khattab berkeliling meninjau wilayah perkampungannya. Di tengah perjalanan, Sayyidina Umar melihat seorang budak kecil yang sedang menggembala puluhan kambing.

Dalam benaknya, Sayyidina Umar ingin menguji kepintaran budak kecil si penggembala kambing tersebut. Sayyidina Umar lalu mendekati budak itu dan mengutarakan niatnya untuk membeli sebuah kambing yang digembala si bocah.
“Nak, kambingmu saya beli satu boleh?” tanya Sayyidina Umar mengawali perbincangannya.

“Saya ini budak, saya tidak memiliki kewenangan untuk menjual kambing ini. Semua kambing milik majikan saya tuan,” jawab si penggembala dengan kejujurannya.
“Meski milik majikanmu, kalau saya beli satu nanti kamu laporan kepada majikan bahwa kambing yang kamu gembala dimakan macan satu ekor,” timpal Sayyidina Umar menguji dengan pura-pura mengajari sikap berbohong.

Dalam pikiran Sayyidina Umar, si budak ini pasti akan melepaskan satu ekor untuk dijual kepadanya. Namun tak diduga si Budak kecil ini memberikan jawaban lain.
“Saya tidak mau melakukan itu tuan, karena semuanya nanti bisa kelihatan. Meski juragan (pemilik kambing) tidak tahu tetapi Allah akan mengerti dan mengetahui yang saya lakukan,” jawab si budak tegas.

Mendengar jawaban itu, Sayyidina Umar seketika menangis seraya menepuk-nepuk bangga di pundak punggung si budak. Dari peristiwa ini, Sayyidina Umar mendapat ilmu dari bocah penggembala.
Hikmah kisah ini adalah bahwa Allah itu Maha Tahu. Jadi manusia berbuat apapun meskipun tidak diketahui siapapun namun Allah tetap akan mengerti. Maka berbuatlah yang baik-baik supaya dicatat dan mendapat balasan kebaikan dari Allah di hari akhir kelak.

*Judul Asli: Kisah Sayyidina Umar dan Bocah Penggembala Kambing, (ditulis oleh Qomarul Adib di nu.or.id)

* Kisah ini disampaikan Mustasyar PBNU KH Sya’roni Ahmadi yang menerangkan surat Al-Hadid dalam pengajian rutin Tafsir Al-Qur’an di Masjid Al-Aqsha Menara Kudus, Ahad (21/7).

Dialog yg cerdas antara Wahabi dan Santri Aswaja ttg Allah di Asry???


#IndonesiaDaruratWahabi

Salah seorang pemilik akun facebook Achmed Al Munawi menuliskan satire-nya kepada kelompok Wahabi yang mentajsimkan Allah (menjasmanikan Allah) atau mengartikan Al-Qur’an secara tekstual, sindiran yang ditulis dengan gaya bahasa “Tanya Jawab” antara Santri Aswaja dan Mahasiswa Wahabi sangat menarik dan sangat mudah difahami, berikut kutipan lengkapnya:

Seorang mahasiswa yang kuliah di Makkah bertemu dengan seorang Santri Pondok ingusan yang masih mondok di sebuah pesantren.
Mahasiswa itu penampilannya heboh, berjanggut kambing, celana cingkrang, dahi hitam sekaligus rambutnya juga hitam (emang gitu kalee). Sedangkan si Santri Pondok biasa aja penampilannya seperti orang deso.

Mahasiswa          : Ya Akhi.. kamu mondok ya?
Santri Aswaja     : iya, kenapa bang?
Mahasiswa          : udah jangan mondok. di sini kiai jawa tidak ikut ulama makkah madinah yang mulia.
Santri Aswaja     : Maksudnya?
Mahasiswa         : Iya, maksudnya kiai jawa gak ikut ulama Makkah Madinah, contohnya, udah jelas dalam Al-Qur’an dikatakan Allah bersemayam diatas arsy. eh, si kiai jawa ngomong Allah tidak membutuhkan tempat
Santri Aswaja    : emang seperti apa ayatnya?
Mahasiswa         : ya banyak, salah satunya yang terpendek, Arrohmaanu ‘alal ‘arsyistawa (QS. Thaha 5)

Santri Aswaja    : berarti Allah bertempat di Arsy?
Mahasiswa        : loh iya. Wong ayatnya jelas gitu kok disangkal. Gimana toh..? Siapa yang mengingkarinya ia kafir. Bukankah juga nabi kita di mi’rajkan kesana?
Santri Aswaja    : Manggut-manggut trus berkata, bagaimana dengan beberapa ayat ini :
“wa idza saalaka ‘ibaadi anni fainnii qoriib….” (QS. Al-Baqarah 186), “wahuwa ma’akum aynamaa kuntum” (QS. Alhadiid 4), juga ayat yang artinya: “sesungguhnya aku (Ibrahim) pergi menuju Tuhanku (di Palestina) yang memberiku petunjuk (QS. Ash-Shaffat 99), juga, “bersihkanlah rumahKu untuk orang-orang yang tawaf, yang i’tikaf, yang ruku’ dan yang sujud” (QS. Al-Baqarah 125).

Dari dhahir ayat diatas kalo disesuaikan pemaknaannya sama dengan abang berarti Allah ada di Arsy, di palestina, dirumahnya baitullah, juga ada didekat kita. dan selalu bersama kita. Ini juga ayat qur’an bang. yang mana yang bener?
Mahasiswa       : (bengoong…) di atas arsy (tapi udah gak yakin). bukankah dalam hadits qudsy yang sohih imam muslim no.758 dikatakan bahwa Allah turun ke langit terendah saat 1/3 malam terakhir mendengarkan orang berzikir dan berdoa? kalo turun berarti di atas arsy dong. ini sohih lo… pokoknya percaya dah.

Santri Aswaja    : berarti Allah menurut hadits itu selalu ada di langit dunia dunk dan gak pernah balek lagi ke arsy, soalnya 1/3 malam di Situbondo semenit kemudian di Probolinggo. terus begitu selama 24 jam. ada siang ada malam otomatis ada 1/3 malam setiap waktunya. nah kan Allah tidak di Arsy.

Mahasiswa         : (pingsan kejang2…setelah siuman) iya, ya. berarti selama ini aku belajar sama ulama Dajjal yang menyesatkan. kalau begitu, di manakah Allah?
Santri Aswaja    : kata di mana menanyakan tempat, sedangkan Allah tidak membutuhkan tempat. karena tempat adalah makhluk sedang Allah ada sebelum makhluk. Jika abang mendengar raja menduduki wilayah Majapahit artinya sang raja menguasai wilayah itu bukan menduduki seperti abang duduk di kursi. Jika kamu berkata pada istrimu, “kamu selalu ada dalam hatiku” bukan berarti istrinya masuk kedalam hatimu. mana bisa?.

Jika engkau mendengar matahari terbenam disebelah barat bukan berarti mataharinya terbenam. Dia meletakkan kata-kata-NYA sendiri sesuai kehendak-NYA. kita mengimaninya dan menyerahkan setiap makna mutasyabihat kepada Pemiliknya.
Mahasiswa         : (kagum)….wah, Santri Pondoknya aja hebat padahal masih ingusan, apalagi Kiainya ya. aku mau mondok di tempat kamu aja dah, (sambil membuka celana cingkrangnya dikira bid’ah).

(INI BUKAN KATA KATA ULAMA LAGI, YANG MEMBANTAH ADALAH ALLAH SENDIRI). Selamat Merenung saudaraku Wahabi . . 

Sumber: Akun Facebook Achmed Al Munawi

Selasa, 01 Maret 2016

20 Nasehat KH Maimun Zubair Akan Merubah Hidup Anda dalam Sekejap

20 Nasehat KH Maimun Zubair Akan Merubah Hidup Anda dalam Sekejap

KH Maimun Zubair seorang alim dari sarang yang menjadi rujukan ulama Indonesia dalam bidang fiqh. Hal ini, karena K.H Maimun menguasai secara mendalam ilmu fiqh dan ushul fiqh. Apa yang diucapkan mbah Maimun Zubair kerap kali menjadi Nasehat bijak yang patut direnungkan dalam merubah hidup anda dalam sekejap.
KH. Maimoen Zubair sebagai pendiri sekaligus pengasuh Pondok Pesantren Al Anwar Sarang, Rembang, Jawa Tengah adalah sosok yang paling berperan dalam perkembangan Pesantren. Beliau berjuang sejak dari nol hingga Pesantren berkembang sedemikian pesat, baik dari sisi jumlah santri mapupun luas area komplek Pesantren. Di usia beliau yang senja dan kesibukannya yang begitu menyita waktu, beliau masih aktif mendidik dan menggembleng para santri secara konsisten. Kealiman, kepribadian, kearifannya sangat dikagumi oleh para santri maupun koleganya.
Berikut ALFATRI.net Kutipkan 20 Nasehat dari berbagai sumber antara lain ceramah KH Maimun Zubair, Biografi KH Maimun Zubair dan foto KH Maimun Zubair

1. Wong Yahudi iku biyen gelem mulang angger dibayar,

tapi akehe kiyai saiki ngalor ngidul karo rokoan ora gelem mulang nak ora dibayar, gelem mulang angger dibayar. (Orang Yahudi dulu mau mengajar kalau dikasih uang, tetapi kebanyakan kyai sekarang mondar-mandir sambil rokoan tidak mau mengajar kalau tidak dikasih uang).
Nasehat KH Miamun Zubair 1

2. Wong neng dunyo iku ono bungahe lan ono susahe,

tapi akehe kiyai saiki ngalor ngidul karo rokoan ora gelem mulang nak ora dibayar, gelem mulang angger dibayar. (Orang Yahudi dulu mau mengajar kalau dikasih uang, tetapi kebanyakan kyai sekarang mondar-mandir sambil rokoan tidak mau mengajar kalau tidak dikasih uang).
Nasehat KH Miamun Zubair 2

3. Kanggone wong islam nak susah yo disabari nak bungah disyukuri.

(Untuk orang Islam ketika susah disabari dan ketika senang disyukuri)
Nasehat KH Miamun Zubair 3

4. Apik-apik’e dunyo iku nalikone pisah antarane apik lan olo.

Sakwali’e, elek-elek’e dunyo iku nalikone campur antarane apik lan olo. Mulane apik iku kanggone wong Islam, lan elek iku kanggone wong kafir. (Bagusnya dunia itu ketika pisah antara bagus dan jelek, sebaliknya jeleknya dunia itu ketika campur antara bagus dan jelek).
Nasehat KH Miamun Zubair 4

5. Apik-apik’e wong iku taqwo marang Allah

yoiku ora ngelakoni doso mboh iku doso cilik utowo doso gede kabeh iku di tinggal. (Bagus-bagusnya orang itu ialah orang yang bertaqwa, yaitu tidak mau melakukan dosa, baik dosa kecil maupun besar semuanya ditinggal).
Nasehat KH Miamun Zubair 5

6. Zaman akhir iku senengane podo ngatur pangeran.

yaiku podo akeh-akehan istighosahan koyo-koyo demo marang pangeran. (Zaman akhir itu banyak orang yang mendemo Tuhan yaitu dengan cara Istighosah, seolah-olah seperti mengatur Tuhan).
Nasehat KH Miamun Zubair 6

7. Ngandikone bapakku : حفظ شيئا وغابت عنه أشياء

akehe wong iku ngertine pekoro siji liyane ora ngerti koyo dene wong haji ngertine mong bab kaji, pembangunan masjid yo iku tok, ora ngerti bahwa sodakoh iku yo ono wong miskin mbarang. (Ayah saya pernah mengatakan bahwa banyak orang yang tahu perkara satu tetapi yang lain tidak diketahui, seperti halnya orang tahunya hanya bab haji saja, atau shodaqoh pembangunan masjid saja, tetapi tidak tau bahwa sodaqoh itu juga ada yang buat fakir miskin).
Nasehat KH Miamun Zubair 7

8. Nak wong ahli toriqoh utowo ahli tasawuf iku ora ono bedone

doso iku gede utowo cilik podo bae kabeh didohi. (Kalau orang Ahli Toriqoh atau Tasawuf tidak ada bedanya dosa itu baik besar atau kecil semuanya ditinggalkan).
Nasehat KH Miamun Zubair 8

9. Wong iku seng apik ora kena nyepeleake doso senajan cilik,

lan ora keno anggak karo amal senajan akeh amale. (Orang itu yang bagus ialah tidak menyepelekan dosa meskipun kecil dan tidak sombong ketika punya amal meskipun banyak).
Nasehat KH Miamun Zubair 9

10. Dunyo iku dadi tepo tulodone neng akhirat: الدنيا مراة في الاخرة

(Dunia itu menjadi contoh atau cermin di akhirat).
Nasehat KH Miamun Zubair 10

11. Ngalamate Qiamat iku angger wong tani iku wes aras-arasen tani,

mergo untunge iku sitik. (Termasuk tanda Qiyamat itu orang sudah malas untuk bertani, karena untungnya sedikit).
Nasehat KH Miamun Zubair 11

12. Gusti Allah iku gawe opo bae mergo sebab awae dewe

‘kembang seberat mekar dewe’. (Allah itu membuat apa saja sebab diri sendiri ‘Bunga berat berkembang sendiri’).
Nasehat KH Miamun Zubair 12

13. ﺍﻧﻜﻢ ﺳﺘﻤﺼﺮﻭﻥ ﺍﻣﺼﺎﺭﺍ

seng artine kuwe kabeh ko bakal gawe kota dewe-dewe. (Wong sugih iku ko bakal gawe kota dewe-dewe, wong mlarat iku podo gawe deso dewe-dewe. artinya “Bahwasannya nabi telah bersabda yang artinya: Orang kaya itu akan membuat kota sendiri-sendiri, sedangkan orang Miskin nanti akan membuat desa sendiri-sendiri).
Nasehat KH Miamun Zubair 13

14. Endi-endi barang iku bakale ilang.

Wong mangan daging eyo bakale ilang, tapi ono seng ora ilang, iyoiku barang seng ora ketok koyo dene ruh, kang ora sebab opo-opo, langsung pepareng soko Allah ora melalui proses. (Semua barang itu akan hilang, orang makan daging juga akan hilang dagingnya, tetapi ada yang tidak hilang yaitu Ruh, ini pemberian lansung dari Allah tanpa proses).
Nasehat KH Miamun Zubair 14

15. Wali iku nak katok iku wes ora disiplin wali,

masalahe wali iku ora keno kanggo conto, asale tingkahe iku selalu nulayani adat. (Yang namanya Wali kalau kelihatan itu sudah tidak disiplin Wali, karena Wali itu tidak boleh dicontoh, karena tingkahnya selalu berselisih dengan kebiasaan).
Nasehat KH Miamun Zubair 15

16. Alamate wali iku wes ora biso guneman karo menungso,

masalahe wong nak guneman karo menungso iku yo ora biso dzikir karo Allah (Tanda wali itu sudah tidak bisa berkomunikasi dengan manusia karena kalau berdiskusi dengan manusia biasanya tidak bisa dzikir dengan Allah)
Nasehat KH Miamun Zubair 16

17. Barang yen positif iku ora katon,

bisone katon iku angger ono negatif, koyo kuwe biso reti padang yen wes weruh peteng, wong biso ngerti Allah angger wes ngerti liyane Allah. (Sesuatu yang bagus itu tidak kelihatan, dan akan kelihatan ketika ada yang tidak bagus, contoh kamu tau terang kalau sudah gelap, dan kamu tau Allah ketika kamu tau selain Allah).
Nasehat KH Miamun Zubair 17

18. Wong iku yen solat bengi kok ajak-ajak iku berati ora pati ikhlas,

masalahe mbengi iku wayah turu, lah wong solat iku kudune soko karepe dewe. (Orang ketika salat malam mengajak-ajak berati itu menandakan tidak begitu ikhlas, karena waktu malam itu waktu istirahat, kalau mau salat memang dari keinginan diri sendiri).
Nasehat KH Miamun Zubair 18

19. Sepiro senenge tangi soko kubur,

iku sepiro enakke neng alam akhirat. (Seberapa senangnya orang bangun dari kubur, seberapa senangnya di akhirat).
Nasehat KH Miamun Zubair 19

20. Wong naliko metu soko wetenge simbok iku kudu susah,

tapi yen wong metu soko dunyo alias mati iku kudu roso seneng, iki alamate wong seng bakal urip seneng. (Orang ketika keluar dari kandungan sang Ibu harus susah, sedangkan keluar dari dunia yaitu meninggal harus senang ini alamatnya orang akan senang).
Nasehat KH Miamun Zubair 20
Perubahan Dalam diri anda itu tergantung anda sendiri, apabila ingin berubah menjadi lebih baik silahkan lakukan mulai sekanag. bukan hanya membaca dan membayangkan.
Apabila Informasi ini bermanfaat bagi anda silahkan sebarkan keseluruh teman dan saudara anda. kami juga berharap ada komentar positif untuk 20 Nasehat KH Maimun Zubair Akan Merubah Hidup Anda dalam Sekejap

sumber: alfatri.net

About The Author

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Followers

Total Tayangan Halaman

Pages - Menu